Sabtu, 31 Oktober 2015

Peristiwa Bandung Lautan Api

Tapi alangkah kagetnya diriku sebab “buku” ini berisi lembaran-lembaran tulisan tangan, yang sekilas mengisahkan momen Bandung Lautan Api beserta berbagai momen lanjutannya. Buku alias lebih cocoknya dokumen yang kupegang ini nyatanya suatu  catatan pengalaman seorang mantan pejuang, suatu  sumber sejarah primer mengenai kondisi perjuangan di Bandung yang sangat berharga. Dokumen ini tampaknya dirancang untuk menjadi suatu  buku, tapi setahuku aku belum sempat menemukan buku sejarah, terutama mengenai Bandung Lautan Api yang ditulis oleh Duniar C. Sitorus, sang penulis naskah. Artinya, dokumen ini begitu berkualitas sebab belum sempat diterbitkan serta mungkin hanya ini satu-satunya yang sempat ada. Entah bagaimana kisahnya dokumen yang wajibnya berada di berkas Dinas Sejarah Militer ini dapat terdampar di kios barang bekas. Tapi yang tentu ada tak sedikit info ekslusif di dalamnya. Info yang selagi ini belum terungkap.

Dokumen “Buku Pusaka Divisi Siliwangi” ini tampaknya sengaja diedarkan oleh ceo militer saat itu, dalam rangka menghimpun seluruh info sejarah yang berhubungan dengan militer terutama Kodam Siliwangi. Pada pembukaan dokumen ini terlampir surat perintah Wakil Kepala Staff AD Mayjen. Gatot Soebroto terhadap staff di bawahnya untuk mengumpulkan “Sejarah TNI; Kumpulan pidato-pidato, tulisan-tulisan, dsb dari pada pemimpin revolusi kita; Mengirimkan laporan periodik mengenai kemajuan pelaksanaan tugas; serta Mengajukan naskah buku-buku tersebut terhadap KASAD untuk disahkan”.

Sebagian besar dokumen “Buku Pusaka Divisi Siliwangi” ini terdiri dari halaman-halaman folio bergaris yang dapat diisi oleh orang-orang yang menerimanya. Tersedia juga seperti panduan penulisan yang berisi daftar tema yang dapat dipilih sebagai bahan pengisahan.

Penulis dokumen yang kudapatkan ini, Kol. H. Duniar Sitorus nantinya bakal tak sedikit mengisahkan kiprah laskar “Pasukan Istimewa” di Bandung. Berdasarkan lampiran riwayat nasibnya, Duniar Sitorus sempat berkarir sebagai prajurit Belanda (KNIL) dari tahun 1938-1942, Komandan Lasykar Pasukan Istimewa pada 17 Agustus 1945 – 30 November 1945, Anak buah Residen pelopor hingga tahun 1946, Kapten dalam Pasukan Siliwangi hingga 1948, serta tak sedikit lainnya. Pengalaman Duniar Sitorus dalam kancah perjuangan, terutama ketika menjadi anak buah lasykar hingga menjadi anak buah pasukan Siliwangi, ditumpahkannya dalam buku ini. Jadi subjek pembahasan tak hanya berkutat seputar Bandung Lautan Api, tapi juga hingga momen hijrah Pasukan Siliwangi ke Jawa Tengah. http://info-wisatadibandung.blogspot.com/2015/08/sejarah-bandung-lautan-api-secara.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar